Edukasi Dasar Akuntansi dan Pencatatan Transaksi Harian bagi Siswa Sekolah Menengah Kejuruan Non-Akuntansi
Keywords:
Akuntansi Dasar, Literasi Finansial, Siswa Vokasi, Pencatatan Transaksi, Kemandirian EkonomiAbstract
Siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) non-akuntansi sering kali memiliki kompetensi vokasi yang unggul
namun rentan mengalami kegagalan usaha akibat rendahnya literasi finansial dasar. Kegiatan Pengabdian
kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk mengedukasi dan melatih keterampilan pencatatan transaksi
harian bagi 40 siswa kelas XII jurusan Teknik Otomotif dan Tata Boga di SMK Bina Karya Nusantara. Metode
pelaksanaan menggunakan pendekatan Service-Learning melalui lokakarya interaktif, simulasi studi kasus
nyata industri vokasi, dan praktik langsung pengisian logbook kas fisik dengan metode "Tiga Kolom Sakti".
Evaluasi efektivitas program dilakukan menggunakan teknik analisis data campuran (mixed-methods) melalui
penyebaran instrumen pre-test, post-test, serta observasi partisipatif. Hasil kegiatan menunjukkan adanya
eskalasi yang drastis pada rata-rata skor pemahaman kognitif siswa, meningkat dari 27,5 menjadi 84,0. Pada
ranah keterampilan psikomotorik, 90% peserta berhasil merampungkan penyusunan buku kas harian secara
presisi tanpa galat. Kesimpulannya, intervensi edukasi dengan pendekatan pragmatis dan bebas jargon teknis
terbukti efektif mematahkan kecemasan akuntansi (accounting anxiety) serta berhasil menanamkan
kedisiplinan fundamental terkait pemisahan entitas dana pribadi dengan operasional bisnis sebagai bekal
kemandirian ekonomi.






