Peningkatan Kapasitas Aparatur Desa dalam Akuntabilitas dan Transparansi Pelaporan Alokasi Dana Desa
Keywords:
Akuntabilitas, Transparansi, Dana Desa, Siskeudes, Aparatur DesaAbstract
Penyaluran Alokasi Dana Desa (ADD) menuntut adanya standar akuntabilitas dan transparansi pelaporan yang tinggi, namun realita di lapangan sering kali terbentur oleh rendahnya literasi digital dan tingginya kecemasan administratif aparatur desa. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas manajerial dan kepatuhan administratif 20 aparatur desa di Balai Desa Sukamakmur melalui pendampingan intensif. Pendekatan metodologis yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) yang dipadukan dengan metode andragogi, di mana peserta mempraktikkan langsung siklus penatausahaan menggunakan aplikasi Siskeudes Dummy yang terisolasi dan aman. Efektivitas intervensi diukur menggunakan metode analisis data campuran (mixed-methods) melalui pre-test, post-test, dan observasi partisipatif. Hasil evaluasi menunjukkan adanya eskalasi signifikan pada rata-rata skor pemahaman kognitif tata kelola dari 30,0 menjadi 85,25. Pada aspek psikomotorik, 90% peserta berhasil mencetak purwarupa Buku Kas Umum dan Buku Bank secara mandiri tanpa galat. Kesimpulannya, metode simulasi berbasis aplikasi sandbox terbukti efektif meruntuhkan phobia teknologi, memberdayakan aparatur dalam menyusun pelaporan yang presisi, serta menjamin kelancaran perputaran ekonomi lokal melalui tata kelola desa yang transparan.






