Edukasi Peran Mahasiswa sebagai Agent of Change dalam Pengawasan Transparansi Anggaran Sektor Publik
Keywords:
Agent of change, APBD, transparansi anggaran, mahasiswa, advokasiAbstract
Transparansi anggaran sektor publik, khususnya Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), merupakan pilar penting dalam mewujudkan good governance. Di Kabupaten Bekasi, besarnya kapasitas fiskal yang didorong oleh sektor industri seringkali berbanding terbalik dengan tingkat partisipasi dan pengawasan masyarakat. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk mengedukasi dan meningkatkan kapasitas mahasiswa sebagai agent of change dalam melakukan pengawasan dan advokasi anggaran publik secara kritis. Metode pelaksanan menggunakan pendekatan Pendidikan Masyarakat (Community Education) berupa lokakarya dan simulasi berbasis studi kasus riil yang dilaksanakan secara hibrida. Sasaran kegiatan ini adalah 50 mahasiswa fungsionaris lembaga kemahasiswaan dari berbagai perguruan tinggi di wilayah Kabupaten Bekasi. Evaluasi program diukur melalui kuesioner pre-test dan post-test serta observasi partisipatif. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman kognitif dan keterampilan praktis peserta yang sangat signifikan. Terdapat peningkatan skor sebesar 64% pada indikator kemampuan menganalisis struktur APBD dan mengidentifikasi pos belanja bermasalah (red flags). Kesimpulan dari kegiatan PkM ini adalah edukasi berbasis simulasi terbukti efektif menggeser paradigma mahasiswa dari sekadar reaktif menjadi pengawas independen berbasis data (data-driven advocacy), yang diharapkan mampu mempersempit celah inefisiensi anggaran di pemerintahan daerah.






