Peningkatan Pemanfaatan Tata Letak untuk Ruang Usaha pada UMKM di Perumahan Kav. DKI Pondok Kelapa Jakarta Timur
Keywords:
UMKM, Tata Letak Fasilitas, Efisiensi Operasional, Re-Layout, Home-Based EnterprisesAbstract
Keterbatasan luas area kerja pada Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) berbasis perumahan (home-based enterprises) kerap memicu ketidakefisienan alur proses dan pemborosan ruang. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi operasional dan pemanfaatan tata letak fasilitas pada 25 UMKM mitra di Perumahan Kav. DKI Pondok Kelapa, Jakarta Timur. Metode pelaksanaan mengombinasikan pelatihan interaktif, simulasi perancangan ulang (re-layout) berbasis Systematic Layout Planning (SLP) dan prinsip 5S, serta pendampingan implementasi fisik di tempat usaha mitra. Data dikumpulkan melalui observasi lapangan, motion and time study, serta kuesioner pre-test dan post-test. Data dianalisis menggunakan efisiensi persentase operasional serta statistik inferensial Paired Sample t-Test. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan kognitif peserta secara signifikan sebesar 96,00% (dari rata-rata pre-test 2,25 menjadi post-test 4,41; p = 0,000 < 0,05). Secara operasional, re-layout fasilitas berhasil memangkas rata-rata jarak tempuh pergerakan pekerja sebesar 47,39% (dari 21,23 meter menjadi 11,17 meter) dan menekan waktu siklus kerja sebesar 35,51% (dari 17,63 menit menjadi 11,37 menit). Kesimpulannya, intervensi perancangan ulang tata letak terbukti efektif meningkatkan efisiensi alur kerja dan kenyamanan ruang usaha mikro. Disarankan bagi mitra untuk konsisten menerapkan prinsip 5S serta mengandalkan penyimpanan vertikal guna menjaga keberlanjutan efisiensi ruang.






