JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT TRI PAMAS
https://ejurnal.stietribhakti.ac.id/index.php/TRIPAMAS
<p><strong>Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Tri Pamas</strong><br /><strong>Tri Pamas: </strong>Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat merupakan jurnal ilmiah peer review yang mempublikasikan hasil pengabdian kepada masyarakat dari seluruh bidang ilmu.</p> <p><strong>Tri Pamas</strong>: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat terbit dengan <strong>ISSN Online 2656-1298 </strong>dan ISSN Cetak 2656-1433.<br /><strong>Tri Pamas: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat</strong> yang diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) STIE TRI BHAKTI, menjadi wadah untuk mempublikasikan hasil pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh dosen dan mahasiswa. Jurnal ini menyajikan implementasi dari penelitian yang dilakukan oleh berbagai stakeholder, mulai dari individu, kelompok, hingga kelembagaan. Fokus utama pengabdian kepada masyarakat adalah untuk mengidentifikasi serta mengelola berbagai potensi, tantangan, dan permasalahan yang ada di masyarakat. Dalam pelaksanaannya, kegiatan ini melibatkan aktifitas masyarakat dan mitra kerja secara langsung. Jurnal ini bertujuan untuk menyebarluaskan hasil penelitian yang bermanfaat bagi masyarakat, khususnya hasil riset dari STIE TRI BHAKTI, agar dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Setiap kegiatan pengabdian disusun dengan tujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta mendukung pencapaian visi dan misi STIE TRI BHAKTI.<br /><strong>Tri Pamas</strong>: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat terbit secara berkala dua kali dalam satu tahun, yaitu pada bulan Maret dan September</p>STIE TRI BHAKTIen-USJURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT TRI PAMAS2656-1433Pendampingan Perhitungan dan Pelaporan SPT Tahunan Wajib Pajak Orang Pribadi bagi Karyawan Swasta
https://ejurnal.stietribhakti.ac.id/index.php/TRIPAMAS/article/view/792
<p>Kepatuhan pelaporan Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan bagi Wajib Pajak Orang Pribadi (WPOP),<br>khususnya karyawan swasta, masih menjadi tantangan administratif di Indonesia. Hambatan utama yang sering<br>ditemui bukanlah resistensi terhadap pajak, melainkan minimnya literasi digital dan kendala teknis saat<br>menggunakan sistem e-Filing, ditambah dengan kebingungan menghadapi pembaruan regulasi seperti<br>penerapan Tarif Efektif Rata-rata (TER). Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk<br>memberikan pendampingan intensif berupa perhitungan dan pelaporan SPT Tahunan melalui pendekatan<br>Community Based Participatory Research (CBPR). Kegiatan ini dilaksanakan di Kecamatan Rawalumbu, Kota<br>Bekasi, dengan melibatkan 50 karyawan swasta sebagai kelompok sasaran. Metode intervensi yang digunakan<br>adalah klinik pajak (tax clinic) dan coaching secara langsung (tatap muka) untuk mengurai hambatan<br>operasional seperti lupa EFIN dan pengisian daftar harta. Evaluasi efektivitas program diukur menggunakan<br>instrumen pre-test dan post-test. Hasil pendampingan menunjukkan tingkat keberhasilan yang sangat<br>signifikan, ditandai dengan lonjakan rata-rata pemahaman dari skor 42,0 menjadi 88,5, serta tercapainya<br>persentase pelaporan sukses sebesar 100% oleh seluruh peserta. Kegiatan ini menyimpulkan bahwa metode<br>pendampingan klinis personal secara empiris efektif dalam mereduksi kecemasan pajak (tax anxiety),<br>mengatasi kendala teknis bottleneck sistem, dan mentransformasi WPOP menjadi individu yang patuh secara<br>administratif sekaligus memiliki kesadaran etis terhadap akuntabilitas finansial.</p>Yusuf FaisalNayla Salsabila Permata Srikandi
Copyright (c) 2026 JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT TRI PAMAS
2026-05-252026-05-2572111Sosialisasi Kesadaran Pajak (Tax Awareness) dan Simulasi E-Filing bagi Mahasiswa sebagai Calon Wajib Pajak
https://ejurnal.stietribhakti.ac.id/index.php/TRIPAMAS/article/view/793
<p>Penerimaan pajak merupakan tulang punggung APBN, namun rasio kepatuhan nasional masih dihadapkan<br>pada rendahnya tax awareness serta fobia birokrasi, termasuk di kalangan mahasiswa sebagai calon wajib pajak<br>(pre-taxpayer). Padahal, maraknya tren gig economy membuat banyak mahasiswa telah menghasilkan<br>pendapatan mandiri sebelum kelulusan. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk<br>meningkatkan kesadaran pajak dan keterampilan praktis pelaporan Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan<br>melalui platform digital. Mitra kegiatan adalah 40 mahasiswa tingkat akhir dari rumpun non-akuntansi yang<br>dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Metode intervensi menggunakan pendekatan Service-<br>Learning dan Problem-Based Learning (PBL) yang diintegrasikan dengan bimbingan praktis menavigasi<br>Aplikasi Simulator DJP Online. Evaluasi program dilakukan secara campuran (mixed-methods) melalui<br>instrumen kuesioner pre-test, post-test, observasi partisipatif, dan Focus Group Discussion (FGD). Hasil<br>evaluasi kuantitatif menunjukkan terjadinya lonjakan drastis pada rata-rata skor kognitif literasi perpajakan<br>peserta, dari 30,0 menjadi 87,75. Pada dimensi psikomotorik, sebanyak 92,5% peserta sukses merampungkan<br>siklus pengisian formulir e-Filing secara mandiri hingga menerbitkan Bukti Penerimaan Elektronik (BPE)<br>fiktif berstatus nihil. Secara kualitatif, umpan balik peserta mengonfirmasi runtuhnya skeptisisme publik dan<br>hilangnya rasa takut salah input data. Kesimpulannya, kombinasi antara penguatan nilai patriotisme fiskal dan<br>metode simulasi visual interaktif terbukti efektif mentransformasi pola pikir anak muda menjadi calon wajib<br>pajak yang patuh, mandiri, dan berintegritas.</p>R Taufik HidayatNurul Alfiaturrohmah
Copyright (c) 2026 JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT TRI PAMAS
2026-05-252026-05-25721221Pengenalan Fungsi Pajak bagi Pembangunan Negara dan Simulasi Pendaftaran NPWP bagi Pemilih Pemula
https://ejurnal.stietribhakti.ac.id/index.php/TRIPAMAS/article/view/794
<p>Pemilih pemula merupakan kelompok demografis strategis yang sering mengalami miskonsepsi terkait kewajiban perpajakan, khususnya semenjak diberlakukannya kebijakan integrasi Nomor Induk Kependudukan (NIK) menjadi Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP). Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk memberikan edukasi mengenai fungsi pajak bagi pembangunan negara sekaligus mendampingi pemilih pemula dalam simulasi pendaftaran NPWP secara digital di Kecamatan Bekasi Selatan. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan Community-Based Participatory Research (CBPR) yang melibatkan 100 orang peserta yang terdiri dari siswa sekolah menengah akhir dan mahasiswa tingkat pertama. Tahapan kegiatan meliputi sosialisasi teoretis, Focus Group Discussion (FGD), dan simulasi pendaftaran mandiri melalui portal e-Registration Direktorat Jenderal Pajak (DJP). Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan literasi yang signifikan dengan skor N-Gain sebesar 0,72 (kategori tinggi), di mana nilai rata-rata peserta meningkat dari 45,50 (pre-test) menjadi 85,20 (post-test). Selain itu, lebih dari 90% peserta menyatakan kegiatan ini relevan dalam mereduksi kecemasan administratif mereka dan meningkatkan kesiapan menyongsong dunia kerja. Kesimpulannya, kombinasi metode edukasi dan pendampingan vokasional digital terbukti efektif dalam mentransformasi paradigma generasi muda menuju kepatuhan perpajakan yang lebih baik.</p>Lembah Dewi AndiniBrigita Puji Lestari
Copyright (c) 2026 JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT TRI PAMAS
2025-08-302025-08-30722232Pelatihan Perhitungan Harga Pokok Produksi (HPP) untuk Menentukan Harga Jual yang Kompetitif bagi UMKM Kuliner
https://ejurnal.stietribhakti.ac.id/index.php/TRIPAMAS/article/view/795
<p>Industri kuliner merupakan sub-sektor UMKM yang paling dominan di Indonesia, namun keberlanjutannya<br>sering kali terancam oleh siklus hidup usaha yang pendek akibat kelemahan tata kelola keuangan internal.<br>Banyak pelaku usaha mikro terjebak dalam "laba semu" dan perang harga karena menetapkan harga jual<br>berdasarkan intuisi atau harga kompetitor tanpa menghitung Harga Pokok Produksi (HPP) secara riil. Kegiatan<br>Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk mengedukasi dan melatih pelaku UMKM kuliner<br>dalam mengalkulasi HPP guna merumuskan strategi harga jual yang kompetitif. Mitra program ini adalah 30<br>pelaku UMKM kuliner di Jakarta Selatan yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Metode intervensi<br>mengadopsi prinsip andragogi dan Action Learning yang didukung oleh penggunaan Template Spreadsheet<br>Kalkulator HPP digital terotomatisasi via gawai pintar. Evaluasi keberhasilan program menggunakan<br>pendekatan mixed-methods melalui instrumen kuesioner pre-test, post-test, Focus Group Discussion (FGD),<br>dan observasi partisipatif. Hasil evaluasi kuantitatif menunjukkan lonjakan rata-rata skor kapasitas finansial<br>mitra yang sangat signifikan, dari 32,5 menjadi 87,5. Selain itu, pada aspek psikomotorik, sebanyak 86,7%<br>peserta sukses merakit struktur biaya dan menentukan harga jual menu andalan mereka secara mandiri. Secara<br>kualitatif, program ini berhasil mendemistifikasi kerumitan akuntansi biaya, membongkar bias hidden costs,<br>serta meretaskan hambatan sosiologis kerja sama tim melalui digitalisasi pelaporan kas yang transparan.<br>Kesimpulannya, penguatan kapasitas akuntansi biaya berbasis teknologi tepat guna terbukti efektif<br>meningkatkan resiliensi dan daya saing UMKM kuliner di era distorsi ekonomi.</p>Edi SihotangHaela Lulu Fathonah
Copyright (c) 2026 JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT TRI PAMAS
2026-05-252026-05-25723342Workshop Budgeting dan Pengendalian Biaya Kegiatan Kepanitiaan Kampus bagi Fungsionaris BEM dan HIMA
https://ejurnal.stietribhakti.ac.id/index.php/TRIPAMAS/article/view/796
<p>Kegiatan kepanitiaan di lingkungan perguruan tinggi sering kali dihadapkan pada kendala defisit anggaran dan<br>inefisiensi alokasi dana akibat rendahnya literasi keuangan fungsionaris mahasiswa. Pengabdian kepada<br>Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi manajerial keuangan fungsionaris Badan<br>Eksekutif Mahasiswa (BEM) dan Himpunan Mahasiswa (HIMA) se-Kota Bekasi melalui pelatihan<br>penyusunan anggaran (budgeting) dan pengendalian biaya (cost control). Metode yang digunakan adalah<br>Participatory Action Research (PAR) dengan pendekatan experiential learning yang melibatkan 50 peserta<br>perwakilan dari berbagai perguruan tinggi. Evaluasi program dilakukan menggunakan pre-test dan post-test,<br>serta observasi simulasi penyusunan Rencana Anggaran Biaya (RAB). Hasil kegiatan menunjukkan adanya<br>peningkatan pemahaman kognitif yang signifikan, ditandai dengan kenaikan rata-rata skor dari 52,4 menjadi<br>86,8. Selain itu, peserta mampu mengubah paradigma penyusunan anggaran dari top-down menjadi bottomup,<br>serta berhasil mengidentifikasi dan memangkas pengeluaran non-esensial dalam skenario studi kasus krisis<br>keuangan. Kegiatan ini berimplikasi pada terwujudnya tata kelola keuangan organisasi kemahasiswaan yang<br>lebih efisien, transparan, dan akuntabel.</p>Sistya RachmawatiKania Vera Ayu
Copyright (c) 2026 JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT TRI PAMAS
2026-05-252026-05-25724352